Apa Itu INFAQ? Pengertian dan Manfaatnya

Islam adalah ajaran paling indah terutama  untuk saling menolong dan berbagi antar sesama. Bukan hanya itu saja berhubungan baik kepada Allah SWT, pun menjadi bagian paling utama. Karena dengan berhubungan baik denganNya akan mendapatkan pahala yang melimpah serta diberi petunjuk yang lurus.

Salah satu ajaran social untuk mendapatkan pahalanya yaitu melakukan infaq. Dengan memberikan sedikit rezeki kita untuk membantu yang sedang kesulitan atau yang membutuhkan. Lalu apakah teman muslim mengerti apa itu pengertian infaq?

Penjelasan

Untuk lebih jelasnya untuk mengerti infaq serta hukumnya, manfaat, jenis infaq apa saja sehingga keutamaannya. Akan dirangkum secara jelas dan mudah dipahami teman muslim di bawah ini yang dilansir dari web Media islam.

Pengertian infaq

Kata infaq dari kata anfaqo-yunfiqu artinya membelanjakan, membiayai. Dan secara istilah infaq adalah mengeluarkan sebagian harta untuk kepentingan bersama sesuai dengan ajaran islam. Infaq dilakukan secara suka rela tanpa adanya paksaan dengan tujuan memberikan manfaat bagi yang menerimanya.

Infaq dapat dilakukan kapan saja dengan wujud harta. Dengan harta kita menjadi sadar bahwa harta hanya titipan dan akan diambil kembali. Maka kita sebagai umat muslim yang taat, harus dapat memberikan sebagian harta untuk yang membutuhkan dengan mengharap ridho Allah SWT.

Dan dalam ajaran islam juga terdapat dasar hukum melakukan infaq yaitu terdapat dalam Q.S Adz-Dzariyat ayat 19. Yang memiliki arti “ dan pada harta-harta mereka terdapat untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang mendapat bagian”

Isi kandunan Q.S Adz-Dzariyat, disamping umat islam melakukan sholat wajib serta Sunnah. Mereka di anjurkan untuk melakukan infaq, zakat wajib dan memberikan sumbangan secara sukarela karena pada harta mereka terdapat hak fakir miskin yang harus dibantu.

Jika teman muslim ingin melakukan pemberian sebagian harta tersebut juga harus memperhatikan rukun dan syaratnya ya teman-teman.

Rukun Infaq :

  1. Terdapat pemberi atau muwaziq
  2. Penerima atau muwaziq lahu
  3. Barang yang akan di infaqan
  4. Ijab qobul

Syarat barang infaq :

  1. Jelas Nampak wujudnya
  2. Barang memiliki nilai atau manfaat bagi penerima
  3. Barang memang milik pemberi yang memberikan atau memindah tangankan kepada penerima.

Jenis-jenis infaq :

  1. Infaq wajib, mengeluarkan harta suatu perkara wajib seperti mahar atau maskawin, dan menafkahi istri.
  2. Infaq Sunnah, mengeluarkan harta niat shoaqoh.
  3. Infaq mubah, perkara mubah yang diinfaqan seperti jual beli atau dagang.
  4. Infaq haram, mengeluarkan harta untuk menghambat ajaran islam yang dilakukan orang kafir.

Manfaat melakukan infaq

Dengan berinfaq tentu akan mendapatkan pahala yang setimpal, apalagi jika dilakukan ketika memasuki bulan suci Ramadhan karena akan dilipat gandakan pahala kita. Berikut manfaat infaq dan keutamaanya :

  1. Infaq akan mensucikan jiwa terdapat pada Q.S At-taubah ayat 103.
  2. Infaq suatu jalan allah swt melipatgandakan kebaikan.
  3. Orang yang melakukan infaq termasuk golongan orang yang benar.
  4. Dapat menghapus sebagian dosa yang dahulu.
  5. Menyelamatkan dari azab di akhirat kelak.
  6. Membuka pintu rezeki bagi kita yang ber-infaq.

Perbedaan infaq dengan shodaqoh

Lalu perihal jenis infaq Sunnah yaitu shodaqoh, apa perbedaannya dengan infaq? Infaq memberikan sebagian harta untuk menunaikan perintah allah. Namun shoddaqoh memberikan sedikit harta secara Cuma-Cuma tanpa mengharapkan kembalian atau timbal balik.

Dari penjelasan diatas diharapkan memahami pengertian infaq hingga keutamaanya.